HARI INI EMAS MELEMAH

Harga emas melemah sekitar 0,65% setelah pasar merespons meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemicu utamanya adalah penolakan Presiden AS Donald Trump terhadap proposal damai terbaru Iran terkait konflik di sekitar Selat Hormuz. Konflik tersebut meningkatkan kekhawatiran inflasi karena berpotensi mengganggu jalur energi dan logistik global.

Faktor yang menekan emas: Pasar mulai khawatir inflasi AS bisa bertahan lebih lama.Ketegangan geopolitik justru mendorong ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama dari Federal Reserve. Suku bunga tinggi biasanya negatif untuk emas karena emas tidak memberikan imbal hasil (yield).

Fokus utama market: Data inflasi AS yang dirilis Selasa. Jika inflasi kembali tinggi, peluang pemangkasan suku bunga akan semakin kecil dan ini bisa menekan harga emas lebih lanjut.

Sentimen tambahan: Masa jabatan Ketua The Fed Jerome Powell disebut segera berakhir, sehingga isu arah kebijakan bank sentral ikut diperhatikan investor. Data tenaga kerja AS masih cukup kuat dengan pengangguran di 4,3%, memberi ruang bagi The Fed mempertahankan suku bunga tinggi.

Fokus pasar beralih ke data inflasi konsumen AS yang rilis Selasa, setelah inflasi Maret mencatat kenaikan bulanan terbesar sejak 2022. Jika inflasi kembali kuat, ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat atau lebih lama bertahan dapat menekan aset tanpa imbal hasil seperti emas.

sumber : Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.