permintaan sebagai aset lindung nilai (safe haven) akibat ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global. Harga emas dunia mencapai rekor tertinggi baru di atas $4.200 per ons, dan harga emas Antam juga turut melonjak.
Berikut adalah pemicu utama lonjakan emas sebagai safe haven baru-baru ini:
Ketidakpastian ekonomi: Kekhawatiran mengenai ekonomi global terus mendorong investor untuk mencari aset yang lebih aman.
Aksi The Fed: Ekspektasi kuat terhadap kemungkinan penurunan suku bunga oleh The Fed, bersama dengan sikap dovish dari para pejabatnya, membuat daya tarik emas sebagai aset non-imbal hasil meningkat.
Penutupan pemerintahan AS: Penutupan sebagian layanan pemerintahan federal AS menambah ketidakpastian politik di Washington, yang turut mendorong permintaan safe haven.
Permintaan bank sentral: Emas terus didukung oleh pembelian yang stabil oleh bank sentral di seluruh dunia.
Arus masuk ETF: Arus masuk yang kuat ke exchange-traded fund (ETF) berbasis emas juga menjadi faktor yang mendorong kenaikan harga.
Lonjakan ini menandakan bahwa emas tetap menjadi pilihan utama bagi investor yang ingin melindungi kekayaan mereka di tengah gejolak pasar. Beberapa analis bahkan memproyeksikan harga emas akan terus naik hingga tahun 2026.
Sumber : http://newsmaker.id