Harga emas bertahan dekat rekor tertingginya pada hari Kamis setelah komentar dari pejabat Federal Reserve memicu sikap hati-hati di pasar menjelang keputusan kebijakan suku bunga yang akan datang

Kontrak emas berjangka hanya turun tipis sekitar 0,1% menjadi $3.58x per ons, setelah sempat menyentuh rekor baru di awal pekan. Investor cenderung menahan aksi beli besar karena menunggu kejelasan dari bank sentral AS mengenai jalur pelonggaran moneter.

Beberapa pejabat The Fed mengatakan bahwa meskipun data ketenagakerjaan melunak, inflasi perlu menunjukkan tanda-tanda penurunan lebih konsisten sebelum pemangkasan suku bunga yang agresif dilakukan. Komentar ini membuat pasar memperkirakan pemotongan suku bunga akan tetap terjadi, tetapi kemungkinan dalam laju yang lebih bertahap.

Suku bunga yang lebih rendah biasanya mendukung harga emas karena menurunkan biaya peluang memegang aset tanpa imbal hasil. Namun, ketidakpastian mengenai seberapa cepat The Fed akan bertindak membuat sebagian investor memilih untuk mengunci keuntungan setelah reli besar bulan ini.

Apakah Anda ingin saya buatkan ringkasan faktor penggerak utama harga emas saat ini (misalnya data ekonomi, kebijakan The Fed, dan sentimen global) Ini bisa membantu jika Anda memantau potensi arah harga selanjutnya.

Harga: Emas mempertahankan penurunan setelah jatuh 0,8% dari rekor tertinggi baru di $3.707,57 per ons.

Pemicu:

The Fed menurunkan suku bunga 25 bps dan memproyeksikan dua pemangkasan lagi tahun ini.

Awalnya memicu lonjakan harga emas karena suku bunga lebih rendah mendukung logam mulia.

Namun, nada Powell dianggap kurang dovish → pasar mengurangi ekspektasi pelonggaran agresif.

Komentar Powell:

Waspadai tekanan inflasi dari tarif.

Kebijakan akan dievaluasi “per pertemuan.”

Dampak Pasar:

Imbal hasil obligasi AS naik → menekan harga emas.

Indeks dolar menguat → membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Konteks Tahun Ini:

Emas naik hampir 40% YTD, mengungguli S&P 500.

Didorong oleh permintaan safe haven, pembelian bank sentral, dan arus masuk ETF emas.

Faktor Politik & Proyeksi Harga Emas

Konteks Unik di The Fed:

Gubernur Lisa Cook sedang menghadapi pertarungan hukum dengan Presiden Donald Trump.

Stephen Miran direkrut cepat sebagai pengganti sementara dan menentang pemangkasan 25 bps, mendorong pemotongan 50 bps.

Hal ini menyoroti ketegangan politik yang jarang terjadi, berpotensi mengganggu persepsi independensi The Fed.

Implikasi untuk Emas:

Intervensi politik yang lebih besar biasanya meningkatkan minat pada aset safe haven seperti emas.

Goldman Sachs: emas bisa mendekati $5.000/ons jika hanya 1% kepemilikan obligasi pemerintah beralih ke emas.

Deutsche Bank: menaikkan proyeksi harga emas menjadi $4.000/ons pada 2026.

Kondisi Pasar Terbaru:

Harga spot: $3.661,99/ons (stabil).

Dolar AS naik tipis (Bloomberg Dollar Spot +0,1%).

Sumber :https://www.newsmaker.id/

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.