Harga Perak Turun Jelang Keputusan The Fed

Menurut Trading Economics, harga perak turun lebih dari 1% menjadi sekitar US$ 42 per ons pada hari Rabu menjelang keputusan kebijakan The Fed. Penurunan ini terjadi setelah perak mencapai level tertinggi dalam ~14 tahun, sehingga banyak investor mulai merealisasikan keuntungan (profit taking). Pasar memperkirakan The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan tersebut. Ekspektasi pelonggaran sebanyak ~67 bps hingga akhir tahun juga mulai dihitung.

Penyebab Penurunan :

Ekspektasi Kebijakan Moneter dari The Fed
Investor menunggu sinyal dari The Fed mengenai penurunan suku bunga. Bila isyaratnya kurang dovish atau jika pemangkasan dianggap terlalu kecil, hal ini bisa membuat perak kurang menarik. Profit Taking
Setelah harga perak naik tinggi (14 tahun), investor yang sudah pegang posisi sejak jauh hari cenderung menjual untuk mengunci keuntungan. Hal ini menekan harga. Pergerakan Dolar AS & Imbal Hasil Obligasi
Penguatan dolar AS membuat perak—yang dihargai dalam dolar—lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga mengurangi permintaan. Selain itu, jika suku bunga tetap tinggi atau imbal hasil obligasi tetap menarik, biaya peluang menahan logam mulia seperti perak bertambah. Kekhawatiran Inflasi & Data Ekonomi AS
Jika inflasi tetap tinggi, namun pasar tenaga kerja melemah, The Fed mungkin berhati-hati. Ketidakpastian tentang data-ekonomi menambah volatilitas.

Harga Perak Turun Jelang Keputusan The Fed

Harga perak merosot lebih dari 1% ke sekitar US$42 per ons pada hari Rabu, mundur dari level tertinggi 14 tahun, seiring investor melakukan profit taking menjelang keputusan kebijakan Federal Reserve. Pasar memperkirakan pemangkasan suku bunga 25 bps pada pertemuan hari ini, dengan total pelonggaran sekitar 67 bps hingga akhir tahun.

Ekspektasi pemangkasan didorong oleh tanda-tanda perlambatan pasar tenaga kerja, meskipun inflasi masih bertahan di atas target 2% The Fed. Investor juga akan mencermati Ringkasan Proyeksi Ekonomi (SEP) dan peta suku bunga (dot plot) untuk memantau arah kebijakan ke depan.

Secara global, Bank of Canada dan PBoC diperkirakan melonggarkan kebijakan minggu ini, sementara BoJ dan BoE kemungkinan mempertahankan suku bunga. Meski ada tekanan jual jangka pendek, permintaan industri yang kuat dari sektor panel surya, kendaraan listrik, dan elektronik, ditambah pasokan yang terbatas, terus menjadi penopang fundamental harga perak.

Sumber : https://www.newsmaker.id/

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.