Harga Perak Naik Tipis, Didukung Harapan Pemangkasan Suku Bunga

Harga Perak kembali mencatat kenaikan tipis pada hari Senin (4/8). Di Pasar spot internasional, harga per ounce naik menjadi sekitar US$ 37,43, meningkat sekitar +0,24 % dari penutupan sebelumnya yang berada sekitar US$ 37,01.
Kenaikan ini didorong oleh ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter Amerika Serikat, termasuk potensi pemangkasan suku bunga The Fed, yang melemahkan Dolar AS dan meningkatkan daya tarik logam mulia sebagai safe haven. Selain itu, permintaan industri—terutama dari sektor elektronik dan energi terbarukan—terus memberikan dukungan terhadap harga, sementara pasokan global masih terbatas dalam struktur Pasar yang defisit.
Secara tahunan (year‑to‑date), harga Perak telah naik lebih dari +29–31 %, mencerminkan tren bullish yang kuat sepanjang sebagian besar tahun 2025. Dengan kondisi makro penuh ketidakpastian, investor terus melirik Perak sebagai instrumen lindung nilai (hedge), sementara kenaikan permintaan untuk keperluan industri menjaga momentum positifnya. Inilah faktor yang menjadikan Perak tetap menarik di tengah fluktuasi ekonomi global. (Arl)
Sumber : Newsmaker.id

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.