Harga Emas Capai Titik Tertinggi Karena Permintaan Safe-Haven, Keputusan Fed Mendekat

Harga emas melonjak ke level tertinggi dalam dua minggu terakhir pada Selasa, 6 Mei 2025, didorong oleh meningkatnya permintaan aset aman (safe-haven) menjelang keputusan suku bunga Federal Reserve (The Fed) yang akan diumumkan pada Rabu mendatang. Spot gold tercatat naik 1,4% menjadi $3.380,92 per ons, sementara kontrak berjangka emas AS naik 2% ke level $3.389,90 per ons .

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Emas

  1. Ketegangan Perdagangan Global: Kebijakan Presiden AS Donald Trump yang mengusulkan tarif 100% terhadap film impor dan rencana tarif terhadap obat-obatan asing meningkatkan ketidakpastian pasar, mendorong investor beralih ke emas sebagai lindung nilai .
  2. Kebijakan The Fed: Pasar mengantisipasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga dalam kisaran 4,25%–4,50%. Analis dari Goldman Sachs memprediksi kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin pada Juli, September, dan Oktober, tergantung pada data pasar tenaga kerja .
  3. Kelemahan Dolar AS: Dolar AS melemah hampir 0,4% terhadap mata uang utama lainnya, menjadikan emas lebih terjangkau bagi pembeli internasional dan meningkatkan daya tariknya sebagai aset lindung nilai .

Posisi The Fed & Dampaknya ke Emas

  • Suku bunga tetap: Seperti yang disebut dalam laporan Reuters, Fed hampir pasti akan menahan suku bunga pada pertemuan ini. Hal ini sesuai ekspektasi pasar, tetapi:
  • Tarif Trump = Ketidakpastian: Menjadi variabel baru yang berpotensi mengganggu prediksi ekonomi dan membuat hasil pertemuan Fed berikutnya kurang pasti.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.