Dolar Melemah Mendekati Level Terendah 2 Bulan

Indeks Dolar berada di sekitar 106,5 pada hari Selasa(25/2), mendekati level terendah dua bulan yang dicapai minggu lalu, karena para pedagang menilai risiko potensi eskalasi dalam perang dagang.
Presiden Donald Trump mengisyaratkan bahwa Tarif impor Meksiko dan Kanada, yang sebelumnya dihentikan selama sebulan, akan berlaku minggu depan, sementara laporan mengindikasikan AS memperketat pembatasan pada industri chip China dan menekan Pemerintah lain untuk mengikutinya.
Sementara itu, kekhawatiran atas prospek ekonomi AS terus berlanjut setelah PMI Global S&P Jumat lalu secara tak terduga mengungkapkan kontraksi di sektor jasa, meskipun terjadi percepatan dalam pertumbuhan manufaktur.
Laporan tersebut juga menunjukkan kenaikan biaya input dan melemahnya ekspektasi bisnis di tengah meningkatnya ketidakpastian atas kebijakan Pemerintah, yang mendorong para pedagang untuk meningkatkan taruhan pada pemotongan suku bunga Fed. Pasar sekarang memperkirakan sekitar 50bps penurunan suku bunga dana federal tahun ini. (Newsmaker23)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.