Dolar Berkonsolidasi seiring Pedagang Memantau Rencana Tarif AS

Dolar berkonsolidasi dengan mata uang utama dalam kisaran yang ketat pada hari Kamis (23/1) karena Pasar tetap waspada terhadap rencana Tarif Presiden AS Donald Trump.
Indeks Spot Dolar Bloomberg tidak banyak berubah setelah wawancara Trump dengan Fox News tidak memberikan berita tentang rencana tarifnya. Awal minggu ini, ia mengancam akan mengenakan Tarif pada Tiongkok, Kanada, dan Meksiko paling lambat 1 Februari dan juga mengkritik Uni Eropa atas surplus perdagangannya dengan AS
“Presiden Trump telah berjanji untuk mengenakan Tarif pada Kanada dan Meksiko, dan saat ini sedang mempertimbangkan Tarif pada UE dan Tiongkok,” tulis Jeff Ng, kepala strategi makro Asia di Sumitomo Mitsui Banking Corp., dalam sebuah catatan. “Hal ini dapat menyebabkan beberapa pembalikan pada tren short Dolar setelah Pasar merasa lega bahwa Trump tidak memberlakukan kebijakan yang lebih agresif pada hari pertama jabatannya”.
Imbal hasil Treasury 10-tahun sedikit berubah pada 4,61%. Pasangan USD/JPY stabil di 156,51
Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan dua hari, di mana para pembuat kebijakan diharapkan memutuskan kenaikan suku bunga.
Swap indeks semalam menunjukkan BOJ pasti akan menaikkan suku bunga pada hari Jumat.
Pasangan EUR/USD sedikit berubah di 1,0407. Begitu pula GBP/USD di 1,2313
Pasangan AUD/USD stabil di 0,6271. (Arl)
Sumber : Bloomberg

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.