Emas mengalami kenaikan intraday yang melampaui $2.750 meskipun dolar AS menunjukkan sedikit penguatan

Hal ini mungkin disebabkan oleh ketidakpastian ekonomi dan gejolak di pasar, yang sering kali membuat investor beralih ke aset safe haven seperti emas.

Meskipun ada penguatan pada USD, permintaan untuk emas tetap tinggi, mencerminkan kekhawatiran tentang inflasi dan stabilitas ekonomi global. Investor cenderung mencari lindung nilai terhadap risiko ini, sehingga harga emas tetap kuat.

Emas (XAU/USD) terus menunjukkan tren kenaikan, mencapai level tertinggi baru di atas $2,750 pada Rabu (22/1). Kenaikan ini didorong oleh beberapa faktor, termasuk ancaman tarif dari Presiden AS Donald Trump, yang mendorong investor beralih ke emas sebagai aset safe haven. Selain itu, spekulasi mengenai kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed) dua kali tahun ini semakin menambah daya tarik emas, mengingat logam ini tidak memberikan imbal hasil.

Meski ada sedikit kenaikan pada imbal hasil obligasi Treasury AS yang memberikan dukungan kepada Dolar AS, hal tersebut tidak mengurangi sentimen bullish di pasar emas. Penembusan di atas zona penawaran jual $2,720 menandakan potensi kenaikan lebih lanjut untuk XAU/USD dalam jangka pendek.

Dari sudut pandang teknis, penembusan zona penawaran jual di $2,720 memberikan sinyal positif bagi trader bullish. Dengan osilator pada grafik harian tetap berada di wilayah positif dan jauh dari zona overbought, potensi untuk penguatan lebih lanjut di atas rintangan $2,748-$2,750 terbuka. Jika harga emas mampu melewati level tersebut, ada kemungkinan untuk menguji puncak tertinggi sepanjang masa di sekitar $2,790 yang dicapai pada Oktober 2024.

Di sisi lain, jika terjadi koreksi, area $2,725-$2,720 dapat dilihat sebagai peluang pembelian. Support yang relevan berikutnya berada di $2,700-$2,690. Jika level ini ditembus dengan tegas, bisa memicu penjualan teknis yang agresif, yang berpotensi menarik harga emas menuju zona $2,660, dan kemudian ke titik pertemuan $2,625, yang merupakan kombinasi dari Exponential Moving Average (EMA) 100 hari dan garis tren naik yang berasal dari posisi terendah bulan November. Titik pivot ini akan menjadi kunci dalam menentukan arah pergerakan XAU/USD ke depan.

Dengan demikian, pemantauan ketat terhadap level-level ini akan sangat penting untuk trader yang ingin mengambil posisi yang menguntungkan.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.