Emas mengalami lonjakan harga ke level tertinggi dalam sebulan terakhir, dipicu oleh penurunan nilai dolar AS dan kenaikan imbal hasil obligasi yang lebih tinggi

Faktor-faktor ini berkontribusi pada peningkatan permintaan terhadap emas sebagai aset safe haven. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lain, sehingga mendorong pembelian. Selain itu, lonjakan harga yang melebihi ekspektasi juga menambah daya tarik emas sebagai lindung nilai terhadap inflasi. Pergerakan ini menunjukkan dinamika pasar yang kompleks dan bagaimana faktor ekonomi global dapat mempengaruhi harga komoditas.


Emas mengalami kenaikan signifikan pada sore hari Rabu, seiring dengan penurunan dolar AS dan imbal hasil obligasi setelah laporan inflasi AS menunjukkan hasil yang lebih tinggi dari perkiraan bulan lalu. Kontrak emas untuk pengiriman Februari naik sebesar $35,80, mencapai $2.718,10 per ounce, level tertinggi sejak 11 Desember.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja AS, Indeks Harga Konsumen (CPI) meningkat 0,4% pada bulan Desember, melampaui ekspektasi konsensus yang hanya memperkirakan kenaikan 0,3%. CPI Inti, yang tidak termasuk pangan dan energi, mencatat kenaikan tahunan sebesar 3,2%, sedikit di bawah perkiraan konsensus yang mengantisipasi kenaikan 3,3%.

Meskipun ada harapan bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan komite kebijakannya pada 29 Januari, data CPI tersebut meningkatkan ekspektasi untuk penurunan suku bunga di bulan Maret. Menurut CME Fedwatch Tool, probabilitas bank sentral memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin kini mencapai 29%, naik dari 23,2% pada hari Selasa.

Di sisi lain, dolar AS melemah setelah pengumuman tersebut, dengan indeks dolar ICE turun 0,16 poin menjadi 109,11. Imbal hasil Treasury juga mengalami penurunan yang tajam, dengan imbal hasil obligasi dua tahun AS turun 10,8 basis poin menjadi 4,276%, sementara obligasi 10 tahun membayar 4,66%, turun 13,3 poin. Keadaan ini menciptakan kondisi yang lebih mendukung bagi investasi dalam emas.





Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.