Harga Minyak Berjangka Melanjutkan Reli Akibat Sanksi Rusia

Harga Minyak berjangka naik ke level tertinggi dalam lima bulan karena Pasar mengevaluasi kemungkinan dampak sanksi AS yang lebih besar atas Minyak Rusia terhadap pasokan.
“Itu bullish, terutama karena laporan India dan China menolak kapal tanker,” kata Phil Flynn dari Price Futures Group. Flynn mempertanyakan waktu pengambilan keputusan beberapa hari sebelum Presiden Biden akan meninggalkan jabatannya dan karena cuaca dingin di Eropa dan AS mendorong permintaan untuk pemanas. “Saat ini persediaan terbatas di mana-mana. Kami memiliki Pasar fisik yang sangat ketat dan permintaan bahan bakar pemanas yang berpotensi mencapai rekor dalam beberapa minggu ke depan, dan sekarang saatnya untuk mengenakan sanksi?” katanya.
WTI ditutup naik 2,9% pada $78,82 per barel, dan Brent naik 1,6% menjadi $81,01 per barel, level penutupan tertinggi sejak Agustus.(mrv)
Sumber : Dow Jones Newswires

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.