Mempertahankan Emas Penurunan karena Pedagang Mengurangi Taruhan pada Poros Suku Bunga Fed ChatGPT

Perubahan dalam harga emas yang mempertahankan penurunan selama dua hari mungkin disebabkan oleh aksi pedagang yang mengurangi taruhan mereka terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve (Fed). Ketika para pedagang mengantisipasi atau menanggapi berita atau perkembangan terkini seputar kebijakan suku bunga, ini bisa mempengaruhi harga emas.

Emas sering kali bereaksi terhadap perubahan dalam kebijakan moneter, terutama dari Federal Reserve AS. Jika pedagang merasa bahwa kenaikan suku bunga kemungkinan akan terjadi, mereka mungkin menjual emas karena emas tidak menghasilkan bunga atau dividen dan biaya kesempatan untuk memegang emas bisa lebih tinggi ketika suku bunga naik.

Jadi, penurunan harga emas yang diamati dalam beberapa hari terakhir bisa tercermin dari ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga yang lebih tinggi atau berubah dari Federal Reserve. Namun, faktor lain seperti ekspektasi inflasi, sentimen pasar global, dan dinamika ekonomi juga bisa berperan dalam pergerakan harga emas.

Emas stabil setelah dua hari mengalami penurunan, karena optimisme bahwa Federal Reserve akan segera beralih ke pelonggaran moneter semakin berkurang.

Logam mulia mencapai rekor tertinggi pada bulan Mei, didukung oleh spekulasi bahwa bank sentral AS akan segera mulai menurunkan suku bunga, yang akan berdampak positif bagi emas karena tidak membayar bunga. Sejak itu, suku bunga telah turun sebesar 6%, dengan pejabat Fed memberi sinyal pada awal bulan ini bahwa mereka hanya memperkirakan akan mengurangi biaya pinjaman satu kali saja pada tahun ini, dibandingkan dengan perkiraan penurunan sebanyak tiga kali pada bulan Maret.

Pukulan terbaru terhadap harapan akan segera dilakukannya pelonggaran moneter datang dari Gubernur Fed Michelle Bowman, yang pada hari Selasa menandai adanya risiko positif terhadap prospek inflasi dan menegaskan kembali perlunya menjaga biaya pinjaman tetap tinggi. Pasar swap di awal perdagangan Asia pada hari Kamis menunjukkan peluang 57% bagi bank sentral AS untuk memangkas suku bunga pada bulan September, turun dari 60% pada hari sebelumnya.

Perhatian kini beralih ke angka-angka ekonomi yang akan dirilis pada akhir minggu ini, termasuk ukuran biaya konsumen yang disukai oleh The Fed, yang seharusnya memberikan lebih banyak petunjuk mengenai potensi penurunan suku bunga. Emas tetap naik 11% tahun ini, juga didukung oleh pembelian aset safe haven akibat konflik di Ukraina dan Timur Tengah, serta pembelian oleh bank sentral dan konsumen Tiongkok.

Emas spot, yang turun 0,9% pada hari Rabu, sedikit berubah pada $2,299.13 per ounce pada pukul 9:02 pagi di Singapura. Indeks Bloomberg Dollar Spot stabil setelah naik 0,4% di sesi sebelumnya, yang juga menghalangi pembeli emas batangan. Perak dan paladium melemah, sedangkan platinum datar.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.