Harga emas tengah menghadapi fase kritis di tengah meningkatnya ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve. Investor kini menimbang dua kemungkinan besar: apakah harga emas akan terkoreksi sementara setelah reli panjang, atau justru melanjutkan kenaikan tajam karena prospek kebijakan moneter yang lebih longgar.
Sejumlah pejabat The Fed baru-baru ini mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga pertama bisa terjadi lebih cepat dari perkiraan, seiring dengan tanda-tanda pelemahan ekonomi AS dan penurunan inflasi inti. Kondisi ini biasanya menjadi kabar baik bagi emas, karena suku bunga yang lebih rendah menekan imbal hasil obligasi dan melemahkan dolar AS — dua faktor yang sering memperkuat permintaan emas.
Namun, di sisi lain, beberapa pelaku pasar menilai emas telah overbought setelah reli kuat beberapa minggu terakhir, dan potensi take profit bisa memicu koreksi jangka pendek sebelum tren naik berlanjut.
Fokus investor pekan ini akan tertuju pada
Data inflasi AS (CPI dan PPI) Pernyataan terbaru pejabat The FedPergerakan imbal hasil Treasury 10 tahunJika data inflasi menunjukkan pelemahan lanjutan, emas berpotensi melambung menembus resistensi kunci, sedangkan angka inflasi yang tetap tinggi bisa menahan reli dan memicu koreksi teknikal menuju level support penting.
Sumber : newsmaker.id