Minyak Bertahan di Atas Kenaikan Tiga Hari, Fokus pada Risiko Pasokan Rusia

Situasi saat ini :

Minyak mentah Brent mendekati ~$68,4 per barel, mempertahankan sebagian besar kenaikan selama tiga hari.

WTI berada di sekitar $63,6 per barel, yang mencerminkan atmosfer pasar yang agak hati-hati dan adanya tekanan dari data persediaan di AS.

Kenaikan harga ini didorong oleh risiko geopolitik dan potensi gangguan pasokan Rusia, termasuk serangan terhadap fasilitas kilang dan terminal ekspor, serta kemungkinan sanksi baru.

Faktor utama risiko pasokan Rusia :

Beberapa elemen yang membuat pasar minyak waspada soal pasokan dari Rusia:

Serangan drone / serangan militer Ukraina terhadap kilang / fasilitas ekspor Rusia, termasuk terminal minyak di Primorsk dan fasilitas pengolahan di beberapa kilang. Serangan-serangan ini dapat menurunkan kapasitas produksi / ekspor.

Potensi sanksi tambahan dari negara-Barat terhadap Rusia, dan juga terhadap pihak ketiga (negara yang membeli minyak Rusia seperti India / China), yang bisa memperumit logistik atau menambah biaya / risiko ekspor.

Pemberlakuan pembatasan ekspor atau pemangkasan produksi sebagai respons terhadap gangguan, atau sebagai efek samping dari sanksi dan infrastruktur yang rusak.

Faktor pengimbang / tantangan

Di sisi lain, ada beberapa faktor yang bisa membatasi kenaikan harga lebih lanjut:

Data persediaan minyak mentah di AS menunjukkan kenaikan khususnya dalam stok, yang menunjukkan permintaan domestik mungkin melemah atau bahwa ada kelebihan penawaran sementara.

Risiko bahwa pasokan tidak terganggu secara signifikan, atau bahwa Rusia / pihak ekspor lainnya dapat mengalihkan aliran minyak atau menggunakan jalur alternatif untuk menghindari sanksi.

Faktor makro seperti kebijakan suku bunga AS / Federal Reserve: jika suku bunga tetap tinggi, pertumbuhan ekonomi dan permintaan energi bisa melambat, membatasi kenaikan permintaan minyak.

Kesimpulan :

Harga minyak saat ini menunjukkan kestabilan + sedikit kenaikan karena pasar memberi premium risiko terhadap potensi gangguan pasokan dari Rusia. Namun, keseimbangan tetap rapuh karena tekanan dari stok yang tinggi dan ketidakpastian permintaan global.

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.