Harga emas dunia mendekati rekor tertinggi sekitar US$ 3.600 per ounce

Data ketenagakerjaan AS terbilang lemah—Non-Farm Payroll hanya bertambah 22.000 pekerjaan di Agustus, jauh di bawah ekspektasi 75.000—menambah keyakinan pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga. CME FedWatch menunjukkan probabilitas 90% untuk pemangkasan 25 basis poin di pertemuan Fed bulan ini

Dolar AS terus tertekan karena ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. Di saat bersamaan, investor dan bank sentral secara global mulai mengalihkan dana dari Treasuries AS menuju emas—menandai penurunan minat terhadap instrumen hutang pemerintah sebagai safe haven

Bank sentral negara-negara seperti India, Tiongkok, Turki, dan Polandia melakukan pembelian emas besar-besaran untuk diversifikasi cadangan, mempercepat tren

Posisi Pasar Saat Ini

Harga spot emas bertahan kurang dari $10 dari puncak $3.600/ons setelah lonjakan 1,5%.

Dalam 3 tahun terakhir, harga emas & perak sudah lebih dari dua kali lipat.

Momentum jangka pendek masih condong ke atas selama ekspektasi pemangkasan suku bunga dan tekanan politik Fed berlanjut.

emas tidak hanya dipicu oleh faktor ekonomi (suku bunga & inflasi), tetapi kini juga politik—khususnya ketidakpastian terhadap independensi Federal Reserve. Kombinasi ini membuat logam mulia jadi salah satu aset paling dicari di tengah gejolak global.

Sumber : https://www.newsmaker.id/

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.