Emas Melayang di Dekat Rekor Tertinggi

Emas turun di bawah $2.950 per ons pada hari Selasa (25/2) tetapi tetap mendekati level tertinggi sepanjang masa, didukung oleh arus masuk aset safe haven karena kekhawatiran atas kebijakan Tarif Presiden AS Donald Trump.
Trump pada hari Senin mengatakan bahwa Tarif impor Kanada dan Meksiko akan berjalan sesuai rencana, mendorong Pasar untuk memperhitungkan risiko inflasi yang dapat memengaruhi kebijakan moneter Federal Reserve.
Yang juga mendukung logam mulia, SPDR Gold Trust, ETF berbasis Emas terbesar di dunia, melaporkan kepemilikannya naik menjadi 904,38 ton pada hari Jumat, tertinggi sejak Agustus 2023. Sementara itu, investor akan mengalihkan fokus ke laporan PCE hari Jumat, yang merupakan ukuran inflasi pilihan Fed.
Meskipun data tersebut diharapkan menunjukkan pertumbuhan harga paling lambat sejak Juni, tekanan inflasi yang terus-menerus dapat membuat Fed berhati-hati dalam memangkas suku bunga.(yds)
Sumber: Trading Economics

Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.