Jerome Powell menghambat upaya emas untuk kembali naik menjelang Desember 2025. Meskipun The Fed baru saja memangkas suku bunga, pernyataan Powell yang meredam ekspektasi penurunan suku bunga lanjutan pada pertemuan Desember membuat dolar AS menguat dan menekan harga emas.
Mengapa komentar Powell menghambat kenaikan emas
Meskipun The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, Powell menyatakan bahwa pemangkasan suku bunga pada Desember “bukanlah suatu kepastian”. Pernyataan ini dianggap kurang dovish (lunak) oleh pasar, yang sebelumnya telah memperkirakan adanya pemangkasan lanjutan.
Dolar AS menguat Kebijakan moneter yang ketat atau sinyal bahwa suku bunga akan tetap tinggi akan menguntungkan dolar AS. Penguatan dolar membuat emas, yang diperdagangkan dalam dolar, menjadi lebih mahal bagi pembeli dari luar AS, sehingga mengurangi permintaan dan menekan harga.
Kenaikan imbal hasil obligasi
Komentar Powell juga menyebabkan imbal hasil obligasi Treasury AS 10 tahun naik, yang meningkatkan biaya penyimpanan emas yang tidak menghasilkan bunga. Hal ini membuat aset berisiko seperti obligasi lebih menarik dibandingkan emas.
Reaksi pasar yang logis: Analis pasar melihat koreksi harga emas sebagai reaksi yang “logis” terhadap upaya Powell untuk mengendalikan ekspektasi pasar. Begitu harapan pemangkasan suku bunga lanjutan meredup, harga emas ikut tertekan.
Situasi emas saat ini
Harga emas sempat mencapai rekor tertinggi baru di atas $4.000 per troy ons pada Oktober, didorong oleh harapan penurunan suku bunga oleh The Fed. Namun, harga emas mengalami koreksi setelah pernyataan Powell pada akhir Oktober.
Setelah pidato Powell, fokus pasar beralih ke data ekonomi AS yang akan datang, seperti angka penggajian non-pertanian, untuk mencari petunjuk lebih lanjut mengenai kebijakan The Fed.
Faktor pendukung lain: Beberapa faktor lain masih mendukung emas, seperti ketidakpastian makroekonomi dan kekhawatiran pelemahan mata uang. Pembelian emas oleh bank sentral dan dana ETF juga memberikan dukungan dasar bagi harga emas.
Ekspektasi pasar kembali dipangkas: Pasar, termasuk kontrak berjangka dana The Fed, mulai memangkas ekspektasi penurunan suku bunga pada Desember setelah pernyataan Powell.
Harga bisa naik jika…: Jika data ekonomi AS yang dirilis hingga Desember menunjukkan perlambatan ekonomi, hal ini bisa meningkatkan kembali ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga. Kondisi tersebut bisa mendorong harga emas untuk kembali rebound.
Kenaikan terbatas: Namun, selama prospek penurunan suku bunga Desember masih diragukan, emas diperkirakan akan sulit untuk melanjutkan reli kuat. Potensi kenaikannya akan terbatas, meskipun beberapa analis melihat tren kenaikan jangka panjang masih utuh.
Sumber : newsmaker.id