harga emas telah meningkat mendekati level tertinggi dalam satu bulan terakhir karena harapan akan pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed)

Harga Emas Naik Mendekati Level Tertinggi: Pada hari Senin, harga emas naik hampir 0,5% di pasar spot menjadi $2,422.79 per ounce, mendekati level tertinggi dalam lebih dari satu bulan yang dicapai minggu sebelumnya. Harga emas berjangka AS juga naik 0,2% menjadi $2,427.50.

Harapan Penurunan Suku Bunga Fed: Kenaikan harga emas didukung oleh harapan pasar terhadap penurunan suku bunga oleh Federal Reserve (Fed). Para pedagang sedang menunggu komentar lebih lanjut dari pejabat Fed untuk mengukur waktu pemotongan suku bunga tersebut.

Prediksi Jim Wyckoff: Jim Wyckoff, seorang analis pasar senior di Kitco Metals, memperkirakan bahwa harga emas dan perak akan bergerak mendatar menuju level yang lebih tinggi. Dia bahkan mengatakan tidak akan terkejut jika harga emas mencapai rekor tertinggi baru dalam beberapa minggu mendatang.

Data PDB Konsumen Tiongkok: Meskipun harga emas mengalami kenaikan, data PDB konsumen utama Tiongkok yang lebih lemah dari perkiraan mungkin membatasi minat beli di pasar emas saat ini. Ekonomi Tiongkok hanya tumbuh 4,7% pada periode April-Juni, meleset dari perkiraan analis sebesar 5,1%.

Faktor-faktor Tambahan: Dolar tetap stabil, sementara imbal hasil obligasi jangka panjang AS meningkat. Investor juga mempertimbangkan dampak dari upaya pembunuhan terhadap Trump terhadap peluang kemenangannya, yang dapat mempengaruhi pasar keuangan secara keseluruhan.

Berita mengenai harga emas pada hari Senin yang mendekati level tertinggi dalam lebih dari satu bulan, didorong oleh harapan akan penurunan suku bunga oleh Fed dan faktor-faktor lainnya di pasar global.

Gold bars are seen in this picture illustration taken at the Istanbul Gold Refinery in Istanbul March 12, 2013. REUTERS/Murad Sezer
Perhatian!!!
Managemen PT. Rifan Financindo Berjangka (PT RFB) menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap beberapa bentuk penipuan yang berkedok investasi mengatasnamakan PT RFB dengan menggunakan media elektronik ataupun sosial media. Untuk itu harus dipastikan bahwa transfer dana ke rekening tujuan (Segregated Account) guna melaksanakan transaksi Perdagangan Berjangka adalah atas nama PT Rifan Financindo Berjangka, bukan atas nama individu.